Author
Seno Gumira Ajidarma
Indonesia
Seno Gumira Ajidarma adalah sastrawan, jurnalis, penulis skenario, fotografer, dan akademisi Indonesia yang dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sastra Indonesia kontemporer. Lahir di Boston, Amerika Serikat, pada 19 Juni 1958 dan dibesarkan di Yogyakarta, ia telah menulis puisi, cerpen, novel, esai, serta naskah film selama lebih dari empat dekade. Selain berkarya sebagai penulis, ia juga mengajar penulisan kreatif dan kritik film di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Seno dikenal luas melalui karya-karya seperti Saksi Mata, Sepotong Senja untuk Pacarku, Jazz, Parfum dan Insiden, Negeri Senja, Kitab Omong Kosong, dan Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi. Tulisannya kerap memadukan realisme, satire, dan unsur magis untuk mengangkat isu-isu sosial, politik, hak asasi manusia, serta kebebasan berekspresi. Salah satu ungkapannya yang paling dikenal adalah, "Ketika jurnalisme dibungkam, sastra harus bicara," yang mencerminkan komitmennya dalam menyuarakan kebenaran melalui sastra.
Atas kontribusinya terhadap dunia sastra, Seno menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk S.E.A. Write Award pada tahun 1997. Karya-karyanya telah diterjemahkan ke berbagai bahasa dan terus menjadi rujukan penting dalam kajian sastra, jurnalisme, dan budaya Indonesia.
Books
2 titles
Hati ke Hati Waktu ke Waktu
by Adimas Immanuel, Cyntha Hariadi, Dedy Tri Riyadi, Seno Gumira Ajidarma, Theoresia Rumthe
