Author
Multatuli
Belanda
Multatuli adalah nama pena dari Eduard Douwes Dekker (1820–1887), seorang penulis dan mantan pejabat kolonial Belanda yang dikenal sebagai salah satu tokoh sastra paling berpengaruh dalam sejarah Belanda. Setelah bertugas selama hampir dua dekade di Hindia Belanda (kini Indonesia), ia menyaksikan secara langsung berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan dan penindasan terhadap rakyat pribumi. Pengalaman tersebut mendorongnya mengundurkan diri dari dinas kolonial dan menyalurkannya melalui karya sastra.
Karya monumentalnya, Max Havelaar (1860), merupakan novel yang mengkritik keras praktik kolonial Belanda di Hindia Belanda. Buku ini tidak hanya menjadi salah satu karya sastra klasik dunia, tetapi juga berperan penting dalam membuka perdebatan mengenai kolonialisme, keadilan, dan hak-hak masyarakat jajahan. Selain Max Havelaar, Multatuli juga menulis Minnebrieven, Ideën, dan Woutertje Pieterse, yang menampilkan pemikirannya tentang kebebasan, pendidikan, politik, dan kemanusiaan.
Hingga kini, Multatuli dikenang sebagai penulis yang berani menyuarakan keadilan dan kemanusiaan melalui sastra. Karya-karyanya terus dipelajari dan menjadi rujukan penting dalam kajian sastra, sejarah kolonial, serta hubungan antara Belanda dan Indonesia.
