Terdepan, Terluar, Tertinggal
Rp85,000
Melalui sejarawan bernama Sulaiman H, Martin Suryajaya membentangkan kepada kita riwayat puisi Indonesia dalam rentang satu abad. Suatu karya historiografi spekulatif yang berdiri di atas sejarah faktual Indonesia. Nyanyi sunyi ke sekian yang menghimpun kebajikan serta keburukan lirisisme dalam lebih dari 20 suara. ‘Terdepan, Terluar, Tertinggal: Antologi Puisi Obskur Indonesia 1945-2045’ adalah buku puisi debut Martin Suryajaya. Buku puisi yang dieditori Hamzah Muhammad ini adalah juga buku puisi perdana di Indonesia dengan banyak heteronim.
In stock
Additional information
Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.



Reviews
There are no reviews yet.