Description
Meski diatur, didefinisikan, dikontrol, dukuasai, dan didominasi, tubuh perempuan tetaplah tubuh yang feminin. Perempuan harus kembali pada kekuatan tubuh femininnya tanpa terjebak pada gagasan kodrat ataupun superioritas dibandingkan laki-laki.
Maka bicaralah dengan tubuh kita, tubuh perempuan. Agar tubuh ini menghasilkan suara yang bebas dari hegemoni dan polemik, agar tubuh ini menghasilkan suara emansipatif: suara perempuan sendiri, yang selama ini telah dibungkam monster bernama patriarki.
Additional information
Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.
Cek Ongkir



Reviews
There are no reviews yet.